Minggu, 27 Oktober 2013

Asal Usul Terciptanya Lagu Ninda Milik MyDay

0
Lagu ini punya cerita terciptanya lagu ini. Begini awalnya saat itu band kami MyDay berniat mengikuti festival di JCC dan ketika itu kami punya satu lagu yang kami anggap mampu booming nantinya kala lagu kami dendangkan .Namun kami merasakan takut akan membawakan lagu kami itu.Rasa takut kalau nantinya lagu kami didengar orang kemudian di bajak dan diakuinya. Akhirnya kami pun bingung dan sempat ingin tidak jadi ikut festival. Tetapi saya teringat akan lagu kakak saya yang sempat booming di kampung namun tak terkenal itu membuat otak saya bekerja sesaat .Dan saya pun mendapat ide untuk membawakan lagunya .
Read More

MyDay - Ninda (single pertama)

0
Read More

Selasa, 22 Oktober 2013

Puisi Tentang Masa Depan buah karya @yoestianforjesz

0
Mimpikan Masa Depan
karya : yoestian forjesz

Merenungku tanpa kata
Dalam diamku tak bernada
Beranganku akan sejuta impian
Tersentakku pikirkan masa depan

Langkahku dengan beribu pengalaman
Impianku untuk menggapai kesuksesan
Terpautku akan pendar bintang
Mimpiku raih sukses dimasa depan
Read More

Wacana Singkat Sesuai Dengan EYD

0
Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) adalah ejaan Bahasa Indonesia yang berlaku sejak tahun 1972. Ejaan ini menggantikan ejaan sebelumnya, Ejaan Republik. Pada 23 Mei 1972, sebuah pernyataan bersama telah ditandatangani oleh Menteri Pelajaran Malaysia pada masa itu, Tun Hussien Onn dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Mashuri. Pernyataan bersama tersebut mengandung persetujuan untuk melaksanakan asas yang telah disepakati oleh para ahli dari kedua negara tentang Ejaan Baru dan Ejaan Yang Disempurnakan. Pada tanggal 16 Agustus 1972, berdasarkan Keputusan Presiden No. 57, Tahun 1972, berlakulah sistem ejaan Latin (Rumi dalam istilah bahasa Melayu Malaysia) bagi bahasa Melayu dan bahasa Indonesia. Di Malaysia ejaan baru bersama ini dirujuk sebagai Ejaan Rumi Bersama (ERB). Selanjutnya Departemen Pendidikan dan Kebudayaan menyebarluaskan buku panduan pemakaian berjudul “Pedoman Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan”.
Read More

Minggu, 20 Oktober 2013

Artikel Dengan Ragam Bahasa Non Ilmiah

0
Non Ilmiah (Fiksi) adalah karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta pribadi dan ditulis menurut metodologi penulisan yang baik dan benar. Satu ciri yang pasti ada dalam tulisan fiksi adalah isinya yang berupa kisah rekaan. Kisah rekaan itu dalam praktik penulisannya juga tidak boleh dibuat sembarangan, unsur-unsur seperti penokohan, plot, konflik, klimaks, setting dsb.Bentuk karangan non ilmiah yaitu, dongeng, cerpen, novel, roman, anekdot, hikayat, cerber, puisi, dan naskah drama. 

Contoh Artikel bahasa non ilmiah : Dongeng Cinderella
Read More

Artikel Dengan Ragam Bahasa Semi Ilmiah

0
Semi Ilmiah adalah karangan ilmu pengatahun yang menyajikan fakta umum dan menurut metodologi panulisan yang baik dan benar, ditulis dengan bahasa konkret, gaya bahasanya formal, kata-katanya tekhnis dan didukung dengan fakta umum yang dapat dibuktikan benar atau tidaknya atau sebuah penulisan yang menyajikan fakta dan fiksi dalam satu tulisan dan penulisannyapun tidak semiformal tetapi tidak sepenuhnya mengikuti metode ilmiah yang sintesis-analitis karena sering di masukkan karangan non-ilmiah. Maksud dari karangan non-ilmiah tersebut ialah karena jenis Semi Ilmiah memang masih banyak digunakan misal dalam komik, anekdot, dongeng, hikayat, novel, roman dan cerpen.
Read More

Artikel Dengan Ragam Bahasa Ilmiah

0
Karya ilmiah adalah tulisan yang berisi argumentasi penalaran keilmuan yang dikomunikasikan lewat bahasa tulis yang formal dengan sistematis-metodis dan menyajikan fakta umum serta ditulis menurut metedologi penulisan yang benar. Karya ilmiah ditulis dengan bahasa yang konkret, gaya bahasanya formal, kata-katanya teknis dan dan didukung fakta yang dapat dibuktikan kebenarannya,

Karya ilmiah mempunyai 3 ciri yaitu:

1. Karya ilmiah harus merupakan pembahasan suatu hasil penelitian (factual objektif). Artinya sesuai dengan objek yang diteliti.
2. Bersifat metodis dan sistematis
3. Menggunakan ragam bahasa ilmiahyang baku dan formal, bahasanya bersifat lugas agar tidak menimbulkan penafsitan dan makna ganda.

Read More

Blogroll